Senin, 14 Januari 2013

Dorong Perekonomian, Bank Mandiri Ciptakan Wirausahawan Baru


Bank Mandiri
Bank Mandiri terus mengembangkan segmen usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai penggerak perekonomian nasional. Salah satu upaya yang dilakukan Bank Mandiri adalah menggelar Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Technopreneur (MYT). Melalui program tersebut, Bank Mandiri telah mencetak lebih dari 15.000 wirausahawan baru. Acara ini akan diikuti total 250 wirausahawan muda dan mitra binaan mandiri pada 17-20 Januari 2013 di Assembly Hall Jakarta Convention Center.

Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala N Mansury mengatakan, program WMM dan MYT bertujuan mengubah pola pikir mahasiswa untuk berwirausaha, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada ketersediaan lapangan pekerjaan. "Kami yakin bahwa dengan meningkatnya angka kewirausahaan, maka tingkat kesejahteraan bagi lingkungan sekitar pun akan meningkat sehingga dapat mendorong roda perekonomian Indonesia. Sebab, wirausaha dapat membuka lapangan kerja baru dan akan membantu menurunkan angka pengangguran," kata Pahala N Mansury di kantornya, Jakarta, Senin (14/1/2013).

Wirausaha Mandiri Expo 2013 ditargetkan akan dihadiri oleh 30.000 mahasiswa dan generasi muda. Bank Mandiri berharap expo tersebut menjadi ajang pertemuan pemikiran bagi seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat dan akademisi dalam merealisasikan komitmen pengembangan kewirausahaan di Indonesia. Selain itu, Bank Mandiri juga menggelar Workshop Wirausaha Muda Mandiri 2013 yang diikuti 4.000 peserta, yang terdiri dari 3.800 mahasiswa dan dosen dari 50 perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Jabodetabek dan 200 undangan tamu VIP. Pada workshop tersebut, para peserta dapat bertukar pikiran dengan para pembicara terkemuka seperti Managing Director Garage Technology Ventures Bill Reichert, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Sutradara Film Joko Anwar.

Menurut Pahala, minat generasi muda untuk berwirausaha semakin meningkat, seperti terlihat dari lonjakan peserta kompetisi WMM dan MYT pada 2012. Sebanyak 4.725 mahasiswa mengikuti kompetisi WMM. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan pada 2011 sebanyak 3.751 peserta. Sedangkan peserta kompetisi MYT 2012 diikuti oleh 1.292 peserta, meningkat dari tahun 2011 yang hanya berjumlah 617 peserta. Jumlah pembiayaan dari Program Kemitraan maupun kredit mikro maupun business banking yang disalurkan juga terus berkembang. Hingga 2012, jumlah pembiayaan yang diberikan adalah total sebesar Rp 11,806 miliar bagi 36 wirausahawan muda yang membutuhkan dukungan permodalan.

Pahala melanjutkan, program Wirausaha Muda Mandiri juga merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan financial inclusion di Tanah Air. Sehingga, masyarakat dari setiap lapisan yang dapat mengakses layanan perbankan dapat terus berkembang. Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan dalam akses layanan finansial yang masih terbatas. Sekitar 32 persen atau 76 juta penduduk Indonesia belum menikmati jasa keuangan. Rendahnya layanan keuangan di Indonesia tercermin dari jumlah rekening bank per 1.000 penduduk usia dewasa di Indonesia, yang baru mencapai 505. Sementara Malaysia dan Thailand,  mencapai 2.063 dan 1.449. Hal yang sama juga tercermin dari rekening kredit per 1.000 penduduk usia dewasa yang baru mencapai 197 di Indonesia. Lebih rendah dibanding Malaysia 964 dan Thailand 272.

"Program WMM dan MYT ini tidak hanya kebanggaan bagi Bank Mandiri, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang memiliki generasi muda kreatif dan mampu berkontribusi pada masyarakat sekitar. Kami optimis akan semakin banyak generasi muda yang menjadi pencipta lapangan kerja yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke arah yang jauh lebih baik," ujar Pahala.


Sumber : Kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar